Amalan Yang Harus Di Lakukan Saat Kita Makan
Rapikan setelah makan, tumpuk tengah. Itu akan menjadi dakwah. Tidak perlu berbicara banyak-banyak. Antum memuji masakan, bilang terima kasih kepada yang masak, kepada yang menyediakan, doakan agar berkah. Akhirnya mereka ingin mencari tahu siapa kita. Besarkan hatinya. Mungkin kita belum bisa memberikan uang, tapi kita bisa memberikan kebahagiaan di dalam hatinya.
Saya dari zaman susah, sampai hari ini masih tumpuk tengah. Setelah makan, bereskan. Ini menjadi mental. Lebaran kemarin bagaimana? Apakah sudah dipraktekkan? Kita memudahkan urusan orang lain, kalau kita memudahkan insyaAllah Allah akan memberikan kita juga kemudahan. Nanti pelayannya pasti bertanya-tanya, ini kok baik seperti ini. Dia akhirnya ingin mencari tahu kita darimana. Kalau kita mewakili entitas Islam, maka Islam itu akan naik dengan sendirinya.
Ketika hujan terus, ada orang yang berdoa minta panas, tapi ada juga yang ingin hujan. Kita harus maklum, kadang-kadang ada yang tidak ingin ikut doanya imam. Imamnya minta hujan, dia minta panas. Yang minta panas ternyata jual es tebu, ternyata pak imam jualan mantel dan payung.
اَمَّنْ يُّجِيْبُ الْمُضْطَرَّ اِذَا دَعَاهُ وَيَكْشِفُ السُّوْۤءَ وَيَجْعَلُكُمْ خُلَفَاۤءَ الْاَرْضِۗ ءَاِلٰهٌ مَّعَ اللّٰهِ ۗقَلِيْلًا مَّا تَذَكَّرُوْنَۗ
“Bukankah Dia (Allah) yang memperkenankan (doa) orang yang dalam kesulitan apabila dia berdoa kepada-Nya, dan menghilangkan kesusahan dan menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah (pemimpin) di bumi? Apakah di samping Allah ada tuhan (yang lain)? Sedikit sekali (nikmat Allah) yang kamu ingat.” (QS An-Naml 27: 62)
Sedikit yang bersyukur, sedikit juga yang mengingat Allah. Makanya banyak yang diazab. Kata Allah, bukankah Aku yang mengenankan doa ketika orang dalam kesulitan? Banyak orang yang sulit, tapi tidak mau berdoa. Betapa sombongnya! Adakah ada tuhan selain Allah? Tidak perlu dijawab, karena pasti tidak ada. Tangan masih sehat, mata masih bisa melihat, tapi yang dilihat hanyalah saldo di ATM yang sisa sedikit. Lihatlah ke bawah. Hati-hati dengan satu kata yaitu: MENGELUH! Semoga Allah berkahi dan lindungi kita semua.
Komentar
Posting Komentar